Memahami AJAX: Asynchronous Web Development untuk Pengalaman Pengguna yang Responsif.

Apa Itu AJAX dan Bagaimana Prinsip Kerjanya?

Dalam dunia pengembangan web, terdapat konsep penting yang perlu dipahami oleh seorang webmaster, yaitu AJAX atau Asynchronous Javascript and XML. AJAX merujuk pada serangkaian teknik pengembangan web yang memungkinkan aplikasi web beroperasi secara asynchronous, artinya setiap permintaan ke server dapat diproses di latar belakang tanpa memuat ulang seluruh halaman. Untuk lebih memahami konsep AJAX, mari kita telaah beberapa istilah yang terkait.

JavaScript: Bahasa Coding Dinamis

JavaScript adalah bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk mengelola konten dinamis pada website dan memungkinkan interaksi pengguna yang dinamis. Sebagai bahasa markup alternatif, XML (eXtensible Markup Language) dirancang khusus untuk memuat dan membawa data.

Kedua bahasa, JavaScript dan XML, beroperasi secara asynchronous dalam konteks AJAX. Hal ini memungkinkan aplikasi web untuk mengirim dan menerima data dari server tanpa perlu memuat ulang seluruh halaman.

Contoh Penggunaan AJAX

Beberapa contoh penggunaan AJAX dalam kehidupan sehari-hari melibatkan:

  1. Sistem Voting dan Rating: Saat memberikan rating atau mengisi formulir voting online, AJAX memungkinkan perbaruan kalkulasi tanpa perlu memuat ulang halaman.
  2. Chat Room: Fitur chat room pada beberapa situs web beroperasi secara asynchronous, memungkinkan pengguna berkomunikasi tanpa harus memuat ulang halaman utama.
  3. Notifikasi Trending di Twitter: Twitter menggunakan AJAX untuk memperbarui notifikasi secara otomatis ketika ada tweet baru tentang topik yang sedang trending.

Cara Kerja AJAX

AJAX bukanlah teknologi atau bahasa pemrograman, melainkan serangkaian teknik pengembangan web. Komponen utamanya melibatkan HTML/XHTML, CSS, DOM, XML (atau JSON), XMLHttpRequest, dan JavaScript. Secara umum, proses kerja AJAX dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Permintaan Konvensional:
    • Browser mengirimkan permintaan HTTP ke server.
    • Server mengambil dan mengirimkan data kembali.
    • Browser mereload halaman untuk menampilkan data.
  2. Konsep AJAX:
    • JavaScript di browser membuat XMLHttpRequest.
    • Browser mengirimkan permintaan HTTP ke server secara background.
    • Server mengambil dan mengirimkan data tanpa memuat ulang halaman.
    • Browser menampilkan data baru tanpa proses reload.

Kesimpulan

AJAX berperan penting dalam mempersingkat pengalaman pengguna (user experience) dengan mengizinkan pertukaran data tanpa perlu memuat ulang seluruh halaman. Namun, penggunaan AJAX sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kepentingan pengguna. Memahami prinsip-prinsip dasar AJAX membantu webmaster menyusun pengalaman pengguna yang efisien dan responsif.

Subscribe

Related articles

Web Developer | Pengalaman Magang di Udacoding

Udacoding menjadi salah satu tempat, dimana peserta magang...

Segala Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Dark Theme

Ngomongin mode gelap, kayaknya sekarang lagi jadi yang hits...

TinyMCE: Solusi Praktis untuk Konten Web yang Lebih Interaktif

TinyMCE adalah alat untuk membuat dan mengedit teks di...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here