Pengenalan slicing ui figma bagi programer pemula

Pengertian slicing ui

Slicing adalah cara mengekstrak sebagian string dengan menentukan indeks awal dan akhir. Irisan yang dihasilkan mencakup semua karakter dari indeks awal hingga, namun tidak termasuk, indeks akhir.
Slicing UI adalah juga disebut proses memotong atau memisahkan elemen-elemen desain dari file desain (seperti yang dibuat di Figma) untuk digunakan dalam pengembangan aplikasi. Dalam konteks Laravel, ini berarti mengambil desain antarmuka pengguna yang telah dibuat di Figma dan memecahkannya menjadi aset-aset individual yang dapat diimplementasikan dalam kerangka kerja Laravel.

Pengertian figma

Figma adalah alat desain yang memungkinkan desainer untuk membuat prototipe dan desain antarmuka pengguna (UI) dengan mudah.
Sebagai programmer, memahami dasar-dasar Figma seperti frame, layer, komponen, dan aset sangat penting.

Fitur Utama pada Figma

Aplikasi Figma dibuat dengan memiliki beberapa fitur canggih yang membantumu untuk bekerja. Adapun beberapa nama fitur tersebut antara lain sebagai berikut.

Prototype

Aplikasi Figma menyediakan fitur prototype dalam melakukan proses desain saat membangun website maupun aplikasi. Ada berbagai fitur prototype yang dapat kamu coba seperti GIF hingga ragam jenis interaksi yang dapat kamu coba.

Desain

Figma menawarkan berbagai fitur desain yang menarik dan membuat desain yang kamu buat secara responsif dan otomatis menggunakan plugin. Atribut design yang bisa kamu coba seperti open type, pen tool modern, stretch to fill, dan lainnya.

Collaboration

Selanjutnya, aplikasi Figma memiliki fitur collaboration yang dapat kamu gunakan ketika kamu bekerja dalam tim untuk membuat desain. Fitur ini akan memudahkan kamu bekerja sama dalam satu page yang akan otomatis tersimpan secara realtime.

Design System

Melalui fitur ini kamu dapat menikmati library dan aset yang lengkap dalam aplikasi Figma. Fitur ini akan memperlihatkan aksesibilitas dan elemen pendukung lainnya yang cukup lengkap untuk kamu coba.


Fungsi Figma

Secara umum, aplikasi Figma memiliki tiga fungsi utama seperti membuat mockup design, melakukan pengeditan dasar, serta membuat tampilan UI dan wireframe aplikasi. Namun, fungsi lainnya dari aplikasi Figma adalah berguna untuk melakukan prototype website seperti desktop maupun mobile version.Selain itu, aplikasi Figma berfungsi untuk mengedit secara real time bersamaan dengan tim lainnya secara online melalui Figma kamu juga bisa mendesain postingan di berbagai media sosial seperti Instagram, Facebook, hingga LinkedIn.

Tujuan Slicing UI pada Figma untuk Laravel

1. Mengubah Desain ke Kode: Mengkonversi desain visual menjadi kode HTML, CSS, dan JavaScript yang dapat digunakan dalam proyek Laravel.
2. Mengoptimalkan Pengembangan: Membantu tim pengembangan untuk bekerja dengan elemen UI yang sudah siap digunakan, mempercepat proses pengembangan.
3. Memastikan Konsistensi Desain: Memastikan bahwa implementasi UI sesuai dengan desain yang telah disetujui oleh desainer dan pemangku kepentingan.

Fungsi Slicing UI pada Figma untuk Laravel

  1. Ekstraksi Aset: Mengekspor gambar, ikon, dan elemen grafis lain dari Figma ke dalam format yang bisa digunakan di web (PNG, SVG, JPG).
  2. Pembuatan Struktur HTML: Membuat struktur HTML berdasarkan layout yang ada di desain Figma.
  3. Penerapan CSS: Menggunakan CSS untuk meniru gaya, warna, font, dan tata letak yang sesuai dengan desain di Figma.
  4. Integrasi dengan Blade Templates: Mengintegrasikan HTML dan CSS ke dalam template Blade di Laravel untuk membangun halaman web yang dinamis.

Langkah-langkah Slicing UI pada Figma untuk Laravel

  1. Mempersiapkan Desain di Figma
    • Buka proyek Figma dan pastikan semua elemen yang perlu diekspor sudah siap.
    • Organisasikan elemen dengan baik menggunakan frame dan grup.
  2. Mengekspor Aset dari Figma
    • Pilih elemen yang ingin diekspor.
    • Gunakan opsi ekspor untuk mengekspor elemen dalam format yang sesuai (PNG, SVG, JPG).
    • Simpan aset-aset tersebut dalam folder yang terorganisir di proyek Laravel Anda (misalnya, public/images).
  3. Membuat Template Blade di Laravel
    • Buat file template Blade di Laravel, misalnya resources/views/home.blade.php.
    • Gunakan HTML untuk membuat struktur halaman berdasarkan layout dari Figma.
    • Gunakan CSS (baik inline, internal, atau external stylesheet) untuk menerapkan gaya yang sesuai.
  4. Mengintegrasikan Aset ke dalam Template
    a. Gunakan sintaks Laravel Blade untuk menyertakan aset dalam template:

b. Pastikan jalur file sudah benar dan file telah terupload ke server atau direktori publik Laravel.
5. Menggunakan CSS dan JavaScript
a. Buat file CSS di public/css dan file JavaScript di public/js untuk menambahkan interaktivitas dan gaya.
b. Sertakan file tersebut di template Blade Anda

6. Testing dan Debugging
a. Uji tampilan dan fungsionalitas halaman di berbagai perangkat dan browser untuk memastikan semuanya bekerja dengan baik.
b. Perbaiki bug dan sesuaikan kode jika diperlukan.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat mentransformasi desain UI dari Figma menjadi antarmuka pengguna yang berfungsi penuh di Laravel. Hal ini akan meningkatkan efisiensi pengembangan dan memastikan tampilan yang konsisten dengan desain awal.

Kesimpulan

Slicing UI pada Figma untuk Laravel adalah proses penting dalam pengembangan aplikasi web yang bertujuan untuk mengubah desain visual menjadi kode yang dapat diimplementasikan secara efektif dalam proyek Laravel. Slicing ini melibatkan pemisahan elemen-elemen desain dari file Figma menjadi aset-aset individual, seperti gambar dan ikon, serta pembuatan struktur HTML dan penerapan CSS berdasarkan desain tersebut.

Figma adalah alat desain yang menawarkan berbagai fitur canggih seperti prototipe, desain responsif, kolaborasi real-time, dan sistem desain yang lengkap, membuatnya sangat berguna dalam menciptakan antarmuka pengguna yang berkualitas.

Tujuan utama slicing UI pada Figma untuk Laravel meliputi:

  1. Mengonversi desain visual menjadi kode HTML, CSS, dan JavaScript.
  2. Mengoptimalkan proses pengembangan dengan menyediakan elemen UI yang siap digunakan.
  3. Memastikan konsistensi antara desain dan implementasi.

Fungsi slicing UI mencakup:

  1. Ekstraksi aset dari Figma ke dalam format yang dapat digunakan di web.
  2. Pembuatan struktur HTML berdasarkan layout Figma.
  3. Penerapan CSS untuk meniru gaya desain.
  4. Integrasi HTML dan CSS ke dalam template Blade Laravel.

Langkah-langkah slicing UI pada Figma untuk Laravel melibatkan:

  1. Mempersiapkan desain di Figma.
  2. Mengekspor aset dari Figma.
  3. Membuat template Blade di Laravel.
  4. Mengintegrasikan aset ke dalam template.
  5. Menggunakan CSS dan JavaScript.
  6. Testing dan debugging untuk memastikan tampilan dan fungsionalitas yang baik di berbagai perangkat dan browser.

Sumber ::https://library.fiveable.me/key-terms/ap-comp-sci-p/slicing
Sumber::https://kelas.work/blogs/mengenal-fitur-fitur-figma-hingga-manfaatnya-bagi-para-designer
Sumber::https://jagoflutter.com/courses/flutter-slicing-ui/

Subscribe

Related articles

Panduan Migrasi Database di Laravel

Pendahuluan Migrasi database adalah salah satu fitur penting di Laravel...

Penggunaan Machine Learning dalam Pengembangan Web

Machine learning (ML) adalah cabang dari kecerdasan buatan (AI)...

Mengenal Vue.js: Membuat Antarmuka Pengguna yang Dinamis

Vue.js adalah salah satu framework JavaScript yang populer digunakan...

Keamanan Aplikasi Web: Mengamankan Aplikasi Laravel Anda

Keamanan aplikasi web adalah aspek kritis yang harus diperhatikan...

Membangun API dengan Laravel: Best Practices

Laravel adalah framework PHP yang sangat populer untuk membangun...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here