Pentingnya Pemahaman Dasar PHP bagi Programer Pemula

Pengertian PHP

PHP adalah singkatan dari Hypertext Preprocessor, yaitu bahasa pemrograman yang dirancang khusus untuk aplikasi dan pengembangan website.

Bahasa pemrograman PHP memungkinkan kita untuk mengelola data yang terhubung dengan database, menjadikan situs web lebih dinamis, serta menjalankan fungsi-fungsi tertentu yang kita butuhkan pada aplikasi. Pemrograman PHP tidak hanya terbatas pada menampilkan informasi, seperti sebelum bahasa PHP dikembangkan.

Sejarah PHP

Mulanya, PHP dikembangkan pada tahun 1994 dan rilis perdana pada 8 Juni 1995 oleh pengembang berketurunan Denmark-Kanada, Rasmus Lerdorf. Awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal).

Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web. Selanjutnya, Rasmus merilis source code tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI.

Dengan sifatnya yang open source, minat dari para developer untuk berkontribusi dalam pengembangan PHP semakin meningkat.

Pada tahun 1995, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1995, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessor.

Belajar PHP dasar untuk pemula

Ada beberapa hal yang perlu kita siapkan untuk mulai belajar PHP. Berikut diantaranya:

Komputer atau Laptop

Webserver

Web server adalah software server yang digunakan untuk melayani permintaan user dengan cara menerima, memproses, dan menampilkan data melalui browser sesuai dengan permintaan yang dikirimkan ke server.

Pemahaman mengenai HTML dan CSS

Karena pengolahan data php ini nanti akan dimunculkan menjadi file HTML, maka perlu belajar dahulu apa itu html dan css dan bagaimana cara pengoperasianya.

Text Editor

Text editor yang dapat digunakan secara langsung termasuk Notepad (untuk pengguna Windows). Alternatifnya, kita juga dapat menggunakan aplikasi text editor yang lebih canggih sesuai kebutuhan pemrograman (pembuatan kode). Beberapa contoh text editor canggih meliputi Notepad++, Sublime, Visual Studio Code, Atom, dan sebagainya.

Browser

Cara mengakses website adalah dengan memanggil domain atau IP webserver dimana website itu berada. Pemanggilan ini dilakukan melalui browser, sehingga kita perlu browser untuk melihat website php yang telah kita buat. Contoh browser seperti Chrome, Firefox, Microsoft Edge, Opera, DLL.

Sebenarnya, tantangan belajar bahasa pemrograman satu sama lain tidak begitu berbeda jauh. Untuk PHP, setidaknya kamu akan berhadapan dengan tantangan berikut ini.

pentingnya mengetahi berbagai tipe data PHP

Tipe data PHP jumlahnya banyak sekali. Kamu memang tidak harus menghapal semuanya. Kamu cukup mengingat dan mencatat beberapa tipe data yang paling sering ditemui, seperti:

  1. Integer, tipe data PHP berwujud angka bulat (1, 100, 1000, dst). Bisa bernilai negatif maupun positif.
  2. Float atau floating point, tipe data dengan bagian desimal pada akhir angka. Penulisan tanda koma diganti tanda titik, seperti 3.24.
  3. String, tipe data berwujud karakter dan teks, bisa kata maupun kalimat.
  4. Heredoc, berfungsi menuliskan string pada beberapa baris secara bersamaan.

pentingnya mengetahi berbagai operator PHP

Sama seperti tipe data, kamu harus bisa mengenali operator PHP. Dari sekian banyak operator yang ada, beberapa yang familiar adalah:

  1. operator increment/decrement
  2. operator aritmatika
  3. operator string
  4. operator perbandingan
  5. operator logika

Contoh pembuatan sebuah file php

Apa itu File PHP?

File PHP adalah file yang berekstensi *.php, diawali dengan sintaks <?php dan diakhiri dengan sintaks ?>.

pertama aktifkan terlebih dalu xampp

XAMPP merupakan software yang dikembangkan oleh sekelompok tim Apache Friend pada 2002 dan bisa didapatkan secara gratis dengan label General Public License (GNU).

Sebagai software open source berbasis web server, XAMPP ini memiliki berbagai program dan mendukung berbagai sistem operasi yang umum digunakan, seperti Linux, Windows, MacOS, dan Solaris. Aplikasi ini berfungsi sebagai server lokal yang sudah mencakup program Apache, MySQL, dan PHP.

XAMPP disebut juga sebagai standalone server atau server yang dapat berdiri sendiri sehingga memudahkan pengguna saat menjalankan proses pengeditan, desain, dan pengembangan aplikasi.

Penggunaan XAMPP dirasa mampu menghemat anggaran karena dapat menggantikan peran web hosting dengan cara menyimpan file website ke dalam localhost agar bisa dipanggil atau dihubungkan melalui browser.

sumber::https://www.biznetgio.com/news/apa-itu-xampp

kemudian buat sebuah folder didalam xampp ->htdocs. kemudian buat sebuah file dengan nama test

kemudian buka text editor yang kalian miliki dan open folder yang di buat tadi, setelah itu buat sebuah script seperti di bawah.

untuk menjalankan sebuah file tersebut buka web browser kemudian ketikan locallhost, setelah itu buka folder yang kalian buat tadi. kemudian hasilnya seperti dibawah ini

Komentar dalam File PHP

Kita telah mengetahui dari contoh di atas bahwasanya sintaks php adalah semua yang diapit oleh tag <?php dan ?>. Akan tetapi, ada satu bagian file php yang keberadaannya seperti tidak ada, alias tidak dianggap: yaitu baris komentar.

Kesimpulan

PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman yang dirancang untuk pengembangan aplikasi web, memungkinkan pengelolaan data yang terhubung dengan database dan membuat situs web lebih dinamis. Dikembangkan pertama kali oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1994 dan dirilis pada 8 Juni 1995, PHP awalnya bernama Personal Home Page atau Form Interpreted (FI). Pada tahun 1995, perusahaan Zend menulis ulang interpreter PHP, merilis PHP 3.0 dan mengubah akronim menjadi PHP: Hypertext Preprocessor. Untuk mulai belajar PHP, diperlukan beberapa persiapan seperti komputer, webserver, pemahaman HTML dan CSS, text editor, dan browser. Tantangan utama dalam belajar PHP termasuk memahami berbagai tipe data (seperti Integer, Float, String, Heredoc) dan operator (seperti operator aritmatika, perbandingan, dan logika). File PHP memiliki ekstensi .php dan berisi skrip yang dieksekusi di server. Software seperti XAMPP dapat digunakan untuk menjalankan server lokal, memudahkan pengembangan dan pengujian aplikasi web.

sumber::https://www.rumahweb.com/journal/belajar-php-dasar/

Sumber::https://glints.com/id/lowongan/panduan-belajar-php-untuk-pemula/

Subscribe

Related articles

Memahami Microservices dengan Laravel

Microservices adalah pendekatan dalam pengembangan perangkat lunak di mana...

Tailwind CSS: Panduan Lengkap dan Keunggulannya

Tailwind CSS adalah salah satu framework CSS yang semakin...

Bagaimana sih cara menjadi Web Developer?

Memulai Karier sebagai Web Developer Meskipun sudah mengetahui berbagai keterampilan...

Laravel 11 : Send Mail by Gmail SMTP

Mengirim Email Menggunakan Gmail SMTP di Laravel 11 Mengirim email...

Cara mendapatkan Kredensial token email

Mendapatkan Credential Token Email di Laravel Dalam aplikasi web modern,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here