Layaknya memasak mie instan yang memiliki alat & bahan juga prosedur pembuatan, tag elemen didalam HTML juga begitu. Ada aturan-aturan yang harus dipatuhi. Jika tidak, maka konten tidak akan memiliki sifat dari elemen tersebut. Mari kita urai setiap dari aturan tersebut.
- Sebuah elemen akan dibilang sebuah elemen jika memiliki 3 hal: Tag pembuka, konten, dan tag penutup.
- Beberapa tag mengharuskan konten untuk berada diantara tag pembuka dan tag penutup. Jika tidak, maka konten tidak akan mewarisi sifat dari tag elemen tersebut. (**note. Ada beberapa tag yang hanya butuh tag pembuka)
- Penulisan tag pembuka diawali dengan “<” lalu jenis tag dan diakhiri dengan “>”
- Penulisan tag penutup diawali dengan “<” dilanjutkan dengan “/” lalu jenis tag (sama dengan tag pembuka) dan diakhiri dengan “>”.
- Diantara tag pembuka dan penutup, konten bisa diisi dengan tag elemen.
Sebuah elemen, juga bisa memiliki sebuah atribut seperti gambar berikut:
Atribut berisi informasi tambahan tentang elemen yang tidak ditampilkan di halaman web. Diatas, class adalah nama atribut dan editor-note adalah nilai dari atribut class.
Sebuah atribut juga memiliki beberapa aturan, beberapa diantaranya adalah:
- Spasi antara atributnya dan nama elemen atau atribut lain.
- Nilai dari atribut harus di bungkus dengan tanda kutip 2 (“”).
Nilai atribut ditempatkan setelah tanda sama dengan (=).
Dengan dijelaskannya semua itu, berakhir-lah artikel ini. Bila diantara kalian ingin mengetahui lebih dalam soal topik ini, silahkan kunjungi link berikut.
Terimaksih Semuanyaa!