Local Storage Hive Flutter

Apa itu Hive

Hive adalah database yang ringan namun kuat yang mudah dikembangkan dan dijalankan di perangkat seluler. Ini menggunakan format biner yang efisien untuk menyimpan data, menjadikannya cepat dan kecil. Hive dirancang untuk menjadi penyimpanan nilai kunci, mirip dengan bagaimana data disimpan dalam tabel hash.

Flutter adalah perangkat pengembangan perangkat lunak UI sumber terbuka yang dibuat oleh Google. Ini digunakan untuk mengembangkan aplikasi untuk Android, iOS, Linux, Mac, Windows, dan web. Flutter menggunakan bahasa pemrograman Dart dan memungkinkan pembuatan aplikasi berperforma tinggi yang menarik secara visual.

Hive pada Flutter

Hive adalah salah satu library atau paket yang dapat digunakan dalam Flutter untuk menyimpan dan mengambil data secara lokal pada perangkat pengguna. Hive merupakan sebuah database key-value yang sangat cepat dan ringan, sehingga cocok untuk digunakan dalam aplikasi Flutter yang membutuhkan penyimpanan data yang tidak memerlukan fitur-fitur database yang kompleks.

Hive menggunakan format data biner untuk menyimpan data, sehingga lebih efisien dan cepat dibandingkan dengan format data teks seperti JSON atau XML. Hive juga mendukung tipe data yang berbeda-beda, seperti bool, int, double, string, list, dan map.

Salah satu kelebihan Hive adalah performanya yang sangat cepat, karena data yang disimpan dalam format biner dan disimpan di dalam memori. Selain itu, Hive juga sangat mudah digunakan, karena memiliki API yang sederhana dan mudah dimengerti.

Penggunaan Hive dalam Flutter sangat mudah, dimulai dengan mengimpor library Hive pada file pubspec.yaml, kemudian membuat HiveBox untuk menyimpan data, dan mengakses data menggunakan query sederhana. Dalam hal ini, pengguna dapat menyimpan data seperti preferensi pengguna, data aplikasi yang di-cache, atau data yang diperlukan dalam situasi offline.

Contoh penggunaan Hive pada Flutter:

import 'package:hive/hive.dart';

// Membuat HiveBox
final box = await Hive.openBox('myBox');

// Menyimpan data
box.put('username', 'johndoe');
box.put('age', 30);

// Mengambil data
final username = box.get('username');
final age = box.get('age');

Dalam contoh di atas, HiveBox dengan nama myBox dibuat untuk menyimpan data. Data dapat disimpan dengan menggunakan method put() dan diambil dengan menggunakan method get().

Subscribe

Related articles

Bootstrap vs Tailwind: Perbandingan Framework CSS

Bootstrap dan Tailwind adalah dua alat yang paling populer untuk membangun aplikasi...

React vs Vue: Perbandingan Framework JavaScript

React dan Vue adalah dua alat yang paling populer untuk membuat aplikasi...

React: Library JavaScript untuk Membangun Antarmuka Pengguna

React adalah library JavaScript yang dibuat oleh Facebook pada tahun...

Node.js: JavaScript Runtime Environment

Pengenalan Node.js Node.js adalah lingkungan runtime JavaScript yang bersifat open-source dan...

AJAX: Asynchronous JavaScript And XML

AJAX (Asynchronous JavaScript And XML) bukanlah bahasa pemrograman, melainkan teknologi...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here