Sprint desain adalah proses terikat waktu dengan lima fase biasanya tersebar selama lima hari penuh.
Tujuan dari sprint desain adalah untuk memecahkan tantangan desain kritis melalui perancangan, pembuatan prototipe, dan pengujian ide dengan pengguna. menggunakan sprint desain untuk menjawab pertanyaan, menentukan arah produk, mencari tahu strategi lintas tim, dan bahkan membangun budaya tim.
Keuntungan sprint desain adalah Menghemat waktu. Dengan sprint, tim dapat memangkas proses pengambilan keputusan dari beberapa bulan menjadi satu minggu. Sprint juga menciptakan jalur yang efektif untuk membawa produk ke pasar. Sprint memprioritaskan pengguna, menempatkan kebutuhan mereka di depan dan di tengah. Sprint memungkinkan untuk mempercepat pengujian produk dan mendapatkan feedback pelanggan sebelum membuat keputusan.
Sprint desain umumnya mencakup lima fase:
- Understand
Fase pemahaman membuat dan membantu tim mendapatkan gambaran yang jelas tentang tantangan desain.
- Ideate
Fase ini memunculkan ide dan membangunnya untuk menciptakan solusi. Setelah mendapatkan pemikiran tim, setiap peserta membutuhkan waktu untuk membuat sketsa dan mempresentasikan ide mereka.
- Decide
Fase ketiga untuk memutuskan solusi yang paling mungkin untuk memenuhi kebutuhan pengguna.
- Prototype
Fase empat membuat versi pertama atau model dari product.
- Test
Fase lima memahami ruang lingkup tantangan desain, ide solusi yang mungkin, memutuskan solusi yang paling layak,buat prototipe yang bisa diterapkan, dan menguji prototipe dengan pengguna.