Membangun “Keunikan” Produk yang Bikin Pengguna Nggak Bisa Nolak!

Photo by Austin Distel on Unsplash

Gak jarang, kita suka jumpa produk atau aplikasi yang bikin kita mikir, “Wah, keren banget, ini harus aku punya!” Nah, keadaan kayak gini adalah mimpinya para desainer UX karena kita pengen bikin produk yang bener-bener bermanfaat buat pengguna.

Pertanyaannya sekarang, gimana sih caranya memanfaatkan semua kerja keras yang udah dilakuin, kayak bikin empathy maps, bikin personas, cerita pengguna, pernyataan masalah, dan pernyataan hipotesis, buat bikin pengguna mikir, “Ini produk wajib banget aku punya!”

Langkah awal adalah dengan mendefinisikan nilai yang ditawarkan oleh produk atau layanan kamu. Nilai-nilai itu adalah ringkasan kenapa pengguna harus menggunakan produk atau layanan kamu.

Ayo coba kita lihat Gmail sebagai contoh. Pas Google pertama kali ngeluarin Gmail tahun 2004, mereka masuk ke dalam pasar yang udah penuh sama layanan email gratis lainnya. Tapi yang bikin Gmail beda adalah beberapa fitur unik yang ditawarin, kayak nyortir email, filter spam, dan 1 gigabyte ruang penyimpanan. Itulah yang bikin Gmail punya nilai yang berbeda dari yang lain.

Oke, sekarang pertanyaannya adalah, gimana caranya bikin produk kita punya nilai yang unik buat pengguna? Pertama-tama, kamu harus jelasin dengan baik apa yang bisa produk kamu lakukan buat pengguna. Trus, kenapa sih mereka harus peduli sama produk kamu?

Bayangin kita punya aplikasi rencana perjalanan. Pertama-tama, kita buat daftar semua fitur dan manfaat dari aplikasi itu: peta interaktif, saran rute terbaik, rekomendasi tempat makan dan penginapan, informasi cuaca terkini, dan fitur “simpan perjalanan” untuk pengalaman yang lebih personal. Setelah itu, kita kelompokkan ke dalam kategori-kategori, misalnya: kemudahan penggunaan peta, rekomendasi tempat makan, informasi cuaca, dan personalisasi perjalanan.

Selanjutnya, kita cocokkan fitur-fitur yang paling penting sesuai dengan karakter-karakter yang sudah dibuat sebelumnya. Misalnya, ada karakter yang suka petualangan ekstrem, maka fitur informasi cuaca akan sangat bermanfaat bagi mereka. Setelah itu, kita tentukan lagi nilai-nilai unik yang bisa menjadi keunggulan produk kita.

Contoh lainnya bisa dari aplikasi belanja online. Fitur-fitur seperti promo eksklusif, pilihan pembayaran yang beragam, pengiriman cepat, dan ulasan produk bisa kita kelompokkan dalam kategori seperti keuntungan finansial, pengalaman berbelanja, dan keandalan layanan. Kemudian, kita cocokkan ke karakteristik konsumen yang sudah ada, misalnya konsumen yang selalu mencari diskon atau konsumen yang menginginkan produk secepatnya.

Yang penting adalah kita harus jelasin dengan sederhana, gimana produk kita bisa memenuhi kebutuhan pengguna secara unik. Terkadang, pengguna gak sadar butuh apa sampai kita jelasin ke mereka. Begitulah cara kita bikin produk yang spesial dan bikin pengguna tertarik!

Subscribe

Related articles

Web Developer | Pengalaman Magang di Udacoding

Udacoding menjadi salah satu tempat, dimana peserta magang...

Segala Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Dark Theme

Ngomongin mode gelap, kayaknya sekarang lagi jadi yang hits...

TinyMCE: Solusi Praktis untuk Konten Web yang Lebih Interaktif

TinyMCE adalah alat untuk membuat dan mengedit teks di...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here