Mengenal Jenis-Jenis Error

Error adalah sebuah kondisi yang menyebabkan program tidak dapat berjalan dengan benar atau menghasilkan output yang salah. Error dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti kesalahan sintaks, logika, atau input. Error juga dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, tergantung pada sumber dan dampaknya. Dalam artikel ini, kita akan mengenal beberapa jenis error yang umum terjadi dalam pemrograman.

Syntax Error

Syntax error adalah jenis error yang terjadi ketika program tidak mengikuti aturan sintaks atau tata bahasa dari bahasa pemrograman yang digunakan. Syntax error biasanya dapat dideteksi oleh compiler atau interpreter sebelum program dijalankan. Contohnya, syntax error dalam bahasa Python adalah:

print("Hello, world!") # benar
print("Hello, world!" # salah, kurang tanda kurung tutup

Syntax error dapat menyebabkan program tidak dapat dijalankan sama sekali, atau menghasilkan output yang tidak sesuai dengan harapan. Syntax error dapat dihindari dengan memperhatikan tanda baca, indentasi, dan penulisan kode yang benar dan konsisten.

Logic Error

Logic error adalah jenis error yang terjadi ketika program mengikuti aturan sintaks, tetapi tidak mengikuti logika atau algoritma yang diinginkan. Logic error biasanya tidak dapat dideteksi oleh compiler atau interpreter, tetapi hanya dapat ditemukan dengan melakukan pengujian atau debugging. Contohnya, logic error dalam bahasa Python adalah:

def luas_persegi(sisi):
  return sisi * 4 # salah, rumus luas persegi adalah sisi * sisi

print(luas_persegi(5)) # output: 20, seharusnya 25

Logic error dapat menyebabkan program menghasilkan output yang salah, atau tidak menghasilkan output sama sekali. Logic error dapat dihindari dengan memahami masalah yang ingin diselesaikan, merancang algoritma yang tepat, dan melakukan pengujian yang menyeluruh.

Runtime Error

Runtime error adalah jenis error yang terjadi ketika program berjalan dengan benar, tetapi mengalami masalah saat mengeksekusi instruksi tertentu. Runtime error biasanya disebabkan oleh kondisi yang tidak terduga atau tidak terkontrol, seperti input yang tidak valid, kesalahan memori, atau koneksi jaringan yang terputus. Contohnya, runtime error dalam bahasa Python adalah:

x = int(input("Masukkan angka: ")) # input: 10
y = int(input("Masukkan angka: ")) # input: 0
z = x / y # salah, tidak dapat membagi dengan nol
print(z) # output: ZeroDivisionError: division by zero

Runtime error dapat menyebabkan program berhenti atau crash secara tiba-tiba, atau menghasilkan output yang tidak dapat diprediksi. Runtime error dapat dihindari dengan melakukan validasi input, penanganan eksepsi, dan pengelolaan sumber daya yang baik.

Kesimpulan

Error adalah sebuah kondisi yang menyebabkan program tidak dapat berjalan dengan benar atau menghasilkan output yang salah. Error dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, tergantung pada sumber dan dampaknya, yaitu:

  • Syntax error: error yang terjadi ketika program tidak mengikuti aturan sintaks atau tata bahasa dari bahasa pemrograman yang digunakan.
  • Logic error: error yang terjadi ketika program mengikuti aturan sintaks, tetapi tidak mengikuti logika atau algoritma yang diinginkan.
  • Runtime error: error yang terjadi ketika program berjalan dengan benar, tetapi mengalami masalah saat mengeksekusi instruksi tertentu.

Error dapat dihindari dengan memperhatikan sintaks, logika, dan kondisi program, serta melakukan pengujian dan debugging yang efektif. Semoga artikel ini dapat membantu Anda memahami jenis-jenis error dan cara mengatasinya. Selamat belajar!

Subscribe

Related articles

Web Developer | Pengalaman Magang di Udacoding

Udacoding menjadi salah satu tempat, dimana peserta magang...

Segala Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Dark Theme

Ngomongin mode gelap, kayaknya sekarang lagi jadi yang hits...

TinyMCE: Solusi Praktis untuk Konten Web yang Lebih Interaktif

TinyMCE adalah alat untuk membuat dan mengedit teks di...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here