Home Kajian Islam Prinsip Dasar Islam, Bab 3: Karakteristik Islam

Prinsip Dasar Islam, Bab 3: Karakteristik Islam

0
Prinsip Dasar Islam, Bab 3:  Karakteristik Islam
Prinsip Dasar Islam, Bab 3: Karakteristik Islam

Assalamualaikum sobat Baraja, kali ini kita akan mempelajari prinsip dasar islam pada bab ketiga yaitu Karakteristik Islam. Jadi, disini kita akan lebih tahu lagi tentang islam dan seberapa jauh sih pengaruh agama islam terhadap kehidupan sehari-hari kita.

Jadi yang pertama, berdasarkan yang tertulis dalam kitab Ya Mubarok pada prinsip Dasar Islam mengenai Karakteristik Islam adalah Islam adalah agama yang serius. Kita dituntut untuk selalu melakukan semua hal dengan serius dan hati-hati, agar pekerjaan yang kita lakukan dapat terselesaikan dengan baik. Selain itu adapun ayat Al-Qur’an yang menjelaskan tentang berbuat baik

وَلِكُلٍّۢ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا ۖ فَٱسْتَبِقُوا۟ ٱلْخَيْرَٟتِ ۚ أَيْنَ مَا تَكُونُوا۟ يَأْتِ بِكُمُ ٱللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌۭ

Artinya : “Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al Baqarah: 148)

Kemudian yang kedua adalah islam adalah agama yang jauh dari kontrakdiksi baik dari sisi akidah, akhlak, adab ataupun dari segala aspek lainnya karena islam dibangun atas dasar wahyu Allah baik Al-Qur’an dan As-Sunnah. Dan Al-Qur’an itu sendiri adalah petunjuk dari segala sesuatu yang ada di bumi ini dan isi dalam Al-Qur’an tidak akan beda walaupun dari berbeda agama

Ketiga adalah Islam sangat mudah dan tidak sulit untuk dipahami orang. Islam sendiri tahu mana yang boleh dikerjakan mana yang tidak boleh mana yang haram dan mana yang halal mungkin saja masih ada beberapa yang masih ambigu tapi insyaallah dengan bertanya kepada yang lebih ahli semua kebingungan itu pasti akan terjawab atas petunjuk Allah SWT

Keempat adalah selain mengatur hubungan dengan Allah SWT, Islam juga mengatur hubungan antar makhluk atau muamalah


وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ۚ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ


Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia (QS. Al-Fussilat : 34)


Dalam ayat di atas dijelaskan bahwasanya ketika kita mendapati perlakuan yang buruk lebih baik kita memaafkannya, mendoakannya paling tidak diam agar kita senantiasa dalam naungan Allah SWT selain itu kita juga di tuntut agar selalu berlomba lomba dalam melakukan kebaikan sesuai dengan firman Allah :

وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ أَيْنَ مَا تَكُونُوا يَأْتِ بِكُمُ اللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.(Al-Baqarah : 148)

Kelima, Islam memelihara kesehatan. Dalam firman Allah :
إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ ۖ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang(QS.Al-Baqarah: 173)


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.(QS. Al-Maidah:190)


Perintah di atas jelas bahwasanya kita dituntut agar selalu makan makanan yang halal agar semua amalan kita dapat diterima oleh Allah SWT dan terhindar dari dosa besar karena mendapatkan rejeki yang semestinya dilakukan dengan cara yang benar

Kemudia yang terakhir adalah Islam adalah agama yang ilmiah, semua yang terjadi di alam ini kebanyakan sudah tertulis dalam Al-Qur’an. Contohnya adalah khasiat pada sayap lalat, sungai di dalam laut, dua air yang saling bertemu namun tidak menyatu. Dan itu hanya beberapa peristiwa dan masih ada banyak lagi lainnya

Oke, mungkin cukup sekian artikel pembahasan mengenai prinsip dasar Islam pada Bab 3 berdasarkan kitab Ya Mubarok. Kalau teman-teman mau liat full videonya silahkan tonton link di bawah ini. Atas perhatiannya terima kasih, wassalam

https://youtu.be/SbB_bILXUQw