PHP vs JavaScript: Perbedaan dan Kelebihan Masing-Masing

PHP dan JavaScript adalah dua bahasa pemrograman web yang populer dan sering digunakan oleh pengembang. Keduanya memiliki perbedaan dan kelebihan masing-masing, tergantung pada kebutuhan dan preferensi pengembang. Artikel ini akan membahas perbedaan, fitur, dan contoh website yang menggunakan PHP dan JavaScript.

Apa itu PHP?

PHP adalah singkatan dari Hypertext Preprocessor, sebuah bahasa skrip yang berjalan di sisi server. PHP diluncurkan pada tahun 1994 oleh Rasmus Lerdorf, dan sejak itu menjadi salah satu bahasa pemrograman web terpopuler. Menurut survei W3Techs, 79% dari semua website menggunakan PHP[^1^][1]. Beberapa website terkenal yang menggunakan PHP adalah Facebook, Wikipedia, dan WordPress.

PHP memiliki fitur-fitur seperti:

  • Mendukung berbagai database, seperti MySQL, PostgreSQL, Oracle, dan lainnya.
  • Mendukung berbagai protokol, seperti HTTP, FTP, SMTP, dan lainnya.
  • Memiliki sintaks yang mudah dipelajari dan ditulis.
  • Memiliki banyak fungsi bawaan dan library eksternal.
  • Memiliki komunitas yang besar dan aktif.

Apa itu JavaScript?

JavaScript adalah sebuah bahasa skrip yang berjalan di sisi klien, yaitu di browser pengguna. JavaScript diluncurkan pada tahun 1995 oleh Brendan Eich, dan sejak itu menjadi salah satu bahasa pemrograman web terpopuler. Menurut Statista, 69% dari pengembang web di seluruh dunia menggunakan JavaScript dan 5% lagi berencana untuk mengadopsinya[^2^][2].

JavaScript memiliki fitur-fitur seperti:

  • Membuat website menjadi lebih interaktif dan dinamis, seperti membuat animasi, validasi form, dan lainnya.
  • Mendukung paradigma pemrograman yang beragam, seperti prosedural, objek, dan fungsional.
  • Memiliki sintaks yang mirip dengan C dan Java, tetapi lebih fleksibel dan ekspresif.
  • Memiliki mesin JavaScript yang cepat dan canggih, seperti V8 yang digunakan oleh Chrome dan Node.js.
  • Memiliki banyak framework dan library yang populer, seperti jQuery, React, Angular, dan lainnya.

Perbedaan PHP dan JavaScript

PHP dan JavaScript memiliki beberapa perbedaan utama yang dapat mempengaruhi pilihan pengembang. Berikut adalah beberapa perbedaan antara PHP dan JavaScript:

  • PHP adalah bahasa skrip yang berjalan di sisi server, sedangkan JavaScript adalah bahasa skrip yang berjalan di sisi klien. Artinya, PHP dieksekusi di server dan menghasilkan HTML yang dikirim ke browser, sedangkan JavaScript dieksekusi di browser dan memanipulasi HTML yang sudah ada.
  • PHP mendukung database, sedangkan JavaScript tidak mendukung database secara langsung. Artinya, PHP dapat berkomunikasi dengan database untuk menyimpan dan mengambil data, sedangkan JavaScript harus menggunakan teknologi lain, seperti AJAX atau Node.js, untuk berkomunikasi dengan database.
  • PHP menerima variabel boolean dengan huruf besar atau kecil, sedangkan JavaScript tidak. Artinya, PHP dapat menggunakan TRUE atau true sebagai nilai benar, sedangkan JavaScript hanya mengenali true sebagai nilai benar.
  • PHP tidak peka terhadap huruf besar atau kecil dalam fungsi, sedangkan JavaScript peka. Artinya, PHP dapat menggunakan fungsi dengan nama yang berbeda dalam huruf besar atau kecil, seperti echo atau ECHO, sedangkan JavaScript harus menggunakan fungsi dengan nama yang sama dalam huruf besar atau kecil, seperti alert atau Alert.
  • PHP dan JavaScript memiliki cara yang berbeda untuk menangani objek dan array. PHP membedakan antara objek dan array, dan memiliki fungsi khusus untuk masing-masing. JavaScript tidak membedakan antara objek dan array, dan dapat menggunakan objek sebagai array asosiatif.

Contoh Website PHP dan JavaScript

PHP dan JavaScript telah digunakan oleh banyak website terkenal di dunia. Berikut adalah beberapa contoh website yang menggunakan PHP dan JavaScript:

Website yang Menggunakan PHP

  • Lazada: Sebuah platform e-commerce yang menyediakan berbagai produk, mulai dari elektronik, fashion, hingga kebutuhan rumah tangga.
  • Kompas: Sebuah portal berita online yang menyajikan berita-berita terkini dari dalam dan luar negeri, serta topik-topik lain seperti olahraga, gaya hidup, dan hiburan.
  • Tokopedia: Sebuah platform e-commerce yang menghubungkan penjual dan pembeli, serta menyediakan berbagai layanan, seperti pembayaran digital, logistik, dan lainnya.
  • Detik: Sebuah portal berita online yang menyajikan berita-berita terkini dari berbagai bidang, seperti politik, ekonomi, hukum, dan lainnya.
  • Bukalapak: Sebuah platform e-commerce yang menghubungkan penjual dan pembeli, serta menyediakan berbagai layanan, seperti pembayaran digital, logistik, dan lainnya.

Website yang Menggunakan JavaScript

  • [YouTube]: Sebuah platform video online yang memungkinkan pengguna untuk mengunggah, menonton, dan berbagi video dari berbagai genre, seperti musik, film, pendidikan, dan lainnya.
  • [Facebook]: Sebuah platform media sosial yang memungkinkan pengguna untuk membuat profil, berinteraksi dengan teman, bergabung dengan grup, dan lainnya.
  • [Twitter]: Sebuah platform media sosial yang memungkinkan pengguna untuk mengirim dan menerima pesan singkat yang disebut tweet, serta mengikuti orang-orang, topik, atau tren yang diminati.
  • [Instagram]: Sebuah platform media sosial yang memungkinkan pengguna untuk mengunggah, menonton, dan berbagi foto dan video, serta mengikuti orang-orang, topik, atau tren yang diminati.
  • [Netflix]: Sebuah platform streaming online yang menyediakan berbagai konten, seperti film, serial, dokumenter, dan lainnya, yang dapat ditonton kapan saja dan di mana saja

Kesimpulan

PHP dan JavaScript adalah dua bahasa pemrograman web yang memiliki perbedaan dan kelebihan masing-masing. Pemilihan bahasa tergantung pada kebutuhan, preferensi, dan keterampilan pengembang. PHP cocok untuk proyek-proyek yang membutuhkan interaksi dengan database dan menghasilkan HTML secara dinamis. JavaScript cocok untuk proyek-proyek yang membutuhkan interaksi dengan pengguna dan memanipulasi HTML secara dinamis.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang PHP dan JavaScript. Jika Anda tertarik untuk membuat website dengan bahasa pemrograman web, Anda dapat menggunakan layanan hosting dari Hostinger. Hostinger menyediakan hosting murah, cepat, dan handal yang mendukung berbagai bahasa pemrograman web, termasuk PHP dan JavaScript. Selamat mencoba!

Subscribe

Related articles

Web Developer | Pengalaman Magang di Udacoding

Udacoding menjadi salah satu tempat, dimana peserta magang...

Segala Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Dark Theme

Ngomongin mode gelap, kayaknya sekarang lagi jadi yang hits...

TinyMCE: Solusi Praktis untuk Konten Web yang Lebih Interaktif

TinyMCE adalah alat untuk membuat dan mengedit teks di...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here