Tailwind CSS

0
19
Baraja Coding

Tailwind CSS adalah sebuah kerangka kerja CSS yang memungkinkan pengguna untuk dengan cepat dan mudah mengelola tampilan atau interface situs web. Kerangka kerja ini mengedepankan pengunaan utilitas sebagai fokus utama dan menyediakan berbagai komponen yang diperlukan untuk menciptakan desain yang khas tanpa harus menghadapi kendala seperti gaya baku yang sulit untuk dimodifikasi. 

Mengapa Memilih Tailwind?

  1. Kecepatan Pengembangan: Dengan menggunakan kelas utilitas, Anda dapat dengan cepat merancang dan membangun halaman web tanpa harus meninggalkan HTML Anda.
  2. Kustomisasi: Tailwind dirancang untuk menjadi kerangka kerja yang sangat dapat disesuaikan. Anda dapat mengontrol hampir semua aspek desain, seperti warna, font, jarak, dan banyak lagi.
  3. Optimalisasi Ukuran File: Tailwind hanya akan mencakup kelas yang Anda gunakan dalam CSS Anda, yang berarti ukuran file CSS Anda akan tetap minimum.

Fitur dari Tailwind

Tailwind CSS merupakan kerangka kerja yang lebih sederhana dibandingkan dengan kerangka kerja lain seperti bootstrap. Kerangka kerja ini tidak menyiapkan komponen-komponen siap pakai seperti buttondropdown, atau navigation bar dengan style yang telah ditentukan sebelumnya. Sebaliknya, framework ini menawarkan kelas-kelas utilitas yang memungkinkan developer untuk membuat komponen mereka sendiri dan dapat menggunakannya kembali sesuai dengan kebutuhan mereka. Kendali dan fleksibilitas yang diberikan kepada developer dalam pembuatan interface ini membuat situs yang dibuat menjadi lebih unik.

  • Mengurangi penulisan CSS khusus.

Developer dapat mengelola tampilan elemen dengan mudah menggunakan kelas-kelas yang telah disediakan di dalam HTML tanpa perlu menyusun CSS khusus. Selain itu memiliki kemampuan untuk membuat desain custom tanpa harus menulis kode CSS tambahan.

  • Meminimalkan ukuran file CSS.

Tanpa menggunakan kerangka kerja seperti tailwind, developer harus secara berulang menulis CSS saat menambahkan fitur atau komponen baru yang pada akhirnya akan membuat file CSS menjadi besar dan berat. Dengan menggunakan utilitas seperti filebox dan padding di Tailwind, sebagian besar style dapat digunakan kembali sehingga tidak perlu menulis CSS baru.

  • Menghilangkan keharusan membuat nama kelas sendiri.

Developer dapat memilih kelas-kelas dari sistem desain dengan nama yang sudah ditentukan sebelumnya. Mereka tidak perlu bingung mencari nama kelas untuk style dan komponen tertentu, atau bahkan mengingat nama-nama yang rumit.

  • Menyediakan fleksibilitas dalam melakukan perubahan.

Dalam metode konvensional, saat melakukan perubahan pada CSS berpotensi merusak halaman situs secara keseluruhan. Namun, kelas utilitas yang digunakan dalam HTML bersifat lokal yang dapat diubah tanpa khawatir merusak hal lain di situs web.

Arsitektur Framework

  • Design System yang Dapat Dikonfigurasi

Tailwind CSS memiliki berkas yang bernama tailwind.config.js yang merupakan inti bagi developer untuk membuat design system pada tingkat proyek. Berbagai aspek dapat ditentukan oleh developer seperti warna, font, breakpoint, dan lain-lain. Arsitektur Tailwind CSS kemudian dirancang untuk menghasilkan sekumpulan kelas utilitas berdasarkan konfigurasi ini.

  • Utility Generation

Arsitektur milik Tailwind CSS memiliki sebuah utility generation engine yang berguna untuk membuat ribuan kelas utility. Dengan menggunakan design system yang tertulis dalam berkas tailwind.config.js, dapat dihasilkan kelas-kelas untuk setiap properti CSS.

  • Integrasi dengan PurgeCSS

Tailwind CSS memiliki built-in integration yang bernama PurgeCSS. Pada saat proses produksi, PurgeCSS akan memindai berkas dan menghapus kelas-kelas yang tidak digunakan sehingga menghasilkan berkas CSS yang ringan dan memiliki kinerja optimal.

  • Plugin Architecture

Plugin architecture Tailwind CSS menambahkan kemampuannya dalam hal ekstensibilitas dan kostumisasi. Plugin memungkinkan developer untuk membuat custom utility, komponen, dll.

  • Mode Just-In-Time (JIT)

Mode Just-In-Time (JIT) berfungsi untuk mengatasi masalah kinerja yang terkait dengan pembuatan semua kelas utilitas secara sekaligus dengan cara membuat kelas hanya jika dibutuhkan saja. Hal ini membuat waktu pembuatan menjadi lebih cepat dan ukuran file menjadi lebih kecil.

Kesimpulan

Tailwind CSS adalah kerangka kerja yang kuat dan fleksibel yang dapat membantu untukmempercepat proses pengembangan dan memungkinkan untuk membuat desain yang unik dan menarik. Dengan pendekatan berbasis utilitas, dapat memiliki kontrol penuh atas tampilan situs web, sementara fitur seperti optimasi ukuran file memastikan bahwa situs agar tetap ringan dan cepat. Jadi, jika ingin mencari kerangka kerja CSS yang berbeda, Tailwind mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here